Harga Rp. 5.000 /bks minimal pembelian 20 bks Belum termasuk Ongkir
Harga Rp. 6.000 /bks minimal pembelian 10 bks Belum termasuk ongkir
Bagi yang berminat hubungi VIA SMS : 087827407225
atw BB : 31679C58 dengan Andhika Lungguh Perceka /Dhika
Analisis Usaha Sate Ayam dan Sate Kambing
Gambaran perhitungan usaha sate ayam dan sate kambing
Analisis Usaha Sate Ayam dan Kambing
Asumsi
1. Masa pakai gerobak atau etalase, tenda, meja dan kursi, dan spanduk 3 tahun.
2. Masa pakai peralatan masak dan panggangan sate 2 tahun.
3. Masa pakai peralatan makan dan perlengkapan lain-lain 1 tahun.
a. Biaya Investasi
Gerobak atau etalase Rp 2.000.000,-
Tenda Rp 200.000,-
Meja dan kursi Rp 500.000,-
Spanduk Rp 400.000,-
Peralatan masak Rp 200.000,-
Panggangan sate Rp 400.000,-
Peralatan makan (piring, mangkuk, dan sendok) Rp 150.000,-
Perlengkapan lain-lain (tempat bumbu dan tempat tissue) Rp 100.000,-
Total biaya investasi Rp 3.950.000,-
b. Biaya Operasional
1. Biaya Tetap
Penyusutan gerobak atau etalase (1/36 x Rp 2.000.000,-) Rp 55.600,-
Penyusutan tenda (1/36 x Rp 200.000,-) Rp 6.000,-
Penyusutan meja dan kursi (1/36 x Rp 500.000,-) Rp 14.000,-
Penyusutan spanduk (1/36 x Rp 400.000,-) Rp 11.000,-
Penyusutan peralatan masak (1/24 x Rp 200.000,-) Rp 8.400,-
Penyusutan panggangan sate (1/24 x Rp 400.000,-) Rp 17.000,-
Penyusutan peralatan makan (1/12 x Rp 150.000,-) Rp 12.500,-
Penyusutan perlengkapan lain-lain (1/24 x Rp 100.000,-) Rp 4.200,-
Upah 1 orang karyawan Rp 500.000,-
Total biaya tetap Rp 628.700,-
2. Biaya Variabel
Daging kambing, daging ayam, dan tulang (Rp 250.000,- x 30 hari) Rp 7.500.000,-
Beras dan aneka bumbu (Rp 100.000,- x 30 hari) Rp 3.000.000,-
Listrik Rp 60.000,-
Transport Rp 150.000,-
Total biaya variabel Rp 12.210.000,-
Total biaya operasional Rp 12.838.700,-
c. Penerimaan per Bulan
Sate ayam (Rp 8.000,-/porsi x 20 porsi x 30 hari) Rp 4.800.000,-
Sate kambing (Rp 10.000,-/porsi x 15 porsi x 30 hari) Rp 4.500.000,-
Sup kambing (Rp 7.000,-/porsi x 20 porsi x 30 hari) Rp 4.200.000,-
Lontong (Rp 1.500,-/buah x 15 buah x 30 hari) Rp 675.000,-
Nasi (Rp 2.000,-/porsi x 25 porsi x 30 hari) Rp 1.500.000,-
Total penerimaan Rp 15.675.000,-
d. Keuntungan per Bulan
Keuntungan = Total penerimaan - total biaya operasional
= Rp 15.675.000,- - Rp 12.838.700,-
= Rp 2.836.300,-
e. Revenue Cost Ratio (R/C)
R/C = Total penerimaan : total biaya operasional
= Rp 15.675.000,- : Rp 12.838.700,-
= 1,22
f. Pay Back Period
Pay back period = (Total biaya investasi : keuntungan) x 1 bulan
= (Rp 3.950.000,- : Rp 2.836.300,-) x 1 bulan
= 1,4 bulan
http://www.softwarepile.com/ultra_net.htmlatau download langsung softwarenya di:
http://www.softwarepile.com/download/sinb.exesumber:telkomspeedy.com/
Mikrotik adalah Operating System turunan linux yang biisa dikatakan multi fungsi. Selain bisa di gunakan sebagai gateway server, mikrotik juga pula bisa di gunakan sebagai radio wireless. Model setingan wireless sendiri sejatinya bisa di katakan ada dua macam, yaitu sebagai AP(akses point) atau dengan kata lain transceiver dan juga Client atau receiver.
Model setingan dari kedua macam di atas bisa di lakukan dengan dua cara, diantaranya metode routing dan juga bridge(bridging). Pada metode bridging adalah teknik penggabungan atau bundling dari dua interface tanpa ada pembelokan atau pengolahan IP address dari satu interface ke interface lain.
Metode ini biasa di lakukan oleh instansi yang memiliki dua kantor atau lebih dan ingin menggabungkan komputer di kantor A dan komputer di kantor B menjadi dalam satu network secara transparan.
Dalam kesempatan ini saya mencoba memeberikan langakh step by step setting wireless mode Akses Point dengan metode bridging menggunakan mikrotik RB411 via winbox.
1.Buatlah sebuah interface bridge yang nantinya kita beri nama bridge1
*klik pada menu interface,setelah keluar halaman interface list
*klik pada tanda panah merah (add) dan klik pada menu bridge
*setelah keluar halaman “new interface” isikan bridge1 pada kolom nama,lalu klik ok
2.Memasukkan atau menggabungkan ethernet yang tersambung ke local/komputer ke dalam interface bridge1
*klik menu bridge,setelah muncul halaman bridge…
*klik menu “ports” lalu klik tanda panah merah/add
*setelah muncul halaman bridge port isikan pada kolom interface dengan ethernet yang tersambung ke client/komputer(ether1) dan klik ok
3.Create IP address
*klik menu IP lalu pilih addresses
*setelah muncul halaman address list klik tanda panah merah/add
*akan muncul halaman new addres,lalu isikan IP beserta subnetingnya dan pilih interface bridge1 lalu ok
4.Setting interface wireless
*klik pada menu wireless lalu pilih tab interface lalu klik 2x pada interface wlan (biasanya wlan1)
*setelah muncul halaman interface (wlan1) pilih tab “wireless” selanjutnya pilihlah mode ap bridge lalu isikan “ssid” yang di gunakan dan band sesuai dengan mini PCI yg anda pakai.(saat ini saya pakai /b/g)dengan band 2,4 ghz
*pilih frequency yang digunakan,aktifkan default authenticate dan default forward lalu klik enable dan ok
5.Konfigurasi WDS pada wireless interface
*klik pada menu wireless lalu pilih tab interface lalu klik 2x pada interface wlan (biasanya wlan1)
*setelah muncul halaman interface (wlan1) pilih tab “wds”
*pada kolom wds mode pilihlah dynamic dan pada kolom wds default bridge pilihlah bridge1 lalu klik ok
6.Menambahkan interface virtual wds
*klik pada menu wireless,setelah muncul halaman wireless tables
*klik tanda panah merah/add lalu pilih wds,nanti akan mumcul halaman new interface
*klik pada tab wds,isikan pada kolom master interface dengan memilih wlan1
Sumber pemanas yang menggunakan bahan bakar gas, dirancang dalam berbagai ukuran; besar, kecil, dan sedang.Masing-masing ukuran dengan bentuk yang berbeda, empat persegi panjang atau bulat. Karena menggunkan bahan bakar gas, maka disebut juga gasolec. Gasolec memiliki mekanisme kerja yang mirip dengan kompor. Namun sumber pemanas ini dirancang khusus menghadap ke bawah mengarah ke lantai.Untuk koneksi antar komputer yang paling sederhana adalah koneksi antar komputer dalam satu LAN (Local Area Network). Ada juga koneksi komputer langsung dari komputer ke komputer yang lain. Koneksi sederhana ini biasanya menggunakan kabel UTP yang dikoneksikan ke port ethernet RJ45 pada komputer atau biasa juga disebut LAN / NIC (Network Interface Card) Card
Kabel UTP ini memiliki 8 kabel yang dipilin menjadi satu, masing-masing kabel secara umum mempunyai warna yang berbeda satu dengan lainnya. Warna-warna tersebut adalah sebagai berikut :
1. Putih – Orange
2. Orange
3. Putih – Hijau
4. Hijau
5. Putih – Biru
6. Biru
7. Putih – Coklat
8. Coklat
Keempat kabel ini, nantinya akan mewakili beberapa fungsi khusus yang tidak dijelaskan pada topik kita ini.
Untuk penggunaan kabel, maka kabel diatas ada susunannya. Susunan itu mempunya fungsi yang dibawanya yaitu menghubungkan satu perangkat dengan perangkat yang lain.
Secara umum, ada 2 standard yang merupakan kombinasi yang jamak disepakati antar sesama network administrator, untuk penggunaan kabel STP sebagai sarana penghubung 2 perangkat komputer atau 2 perangkat jaringan komputer, yaitu :
1. Kabel Straight Through
Kabel dengan kombinasi ini digunakan untuk koneksi antar perangkat yang berbeda jenis, seperti antara komputer ke switch, komputer ke hub/bridge, router ke switch, router ke bridge dsb. kombinasi warnanya dapat kita lihat pada gambar berikut :
2. Kabel Crossover
Kabel dengan kombinasi ini adalah diperuntukkan untuk koneksi peer to peer antara perangkat yang sejenis. Contohnya dari komputer ke komputer, dari komputer ke router, dari switch ke switch dsb.
Kombinasi warnanya dapat kita lihat pada gambar berikut ini…..
Adapun kombinasi warna diatas adalah berdasarkan apa yang awam digunakanan oleh teknisi dan engineer jaringan yang ada di dunia ini. Hal diatas memudahkan teknisi atau engineer lain dalam memperbaiki jaringan yang telah ada sebelumnya.
Untuk contoh pemakaiannya :
Jika ada 5 perangkat komputer yang akan dihubungkan ke satu switch/hub maka kabel yang digunakan untuk menghungunkan komputer ke perangkat switch/hub adalah kabel stright Through…
Tapi jika anda hanya ingin menghubungkan satu pc ke pc yang lain (pc ke notebook, atau notebook ke notebook) makan anda seharusnya menggunakan kabel crossover